Tahu jualan harus diperbaiki dari mana, tanpa tenggelam di grafik.
Analitik WebBeres membantu seller membaca omzet, margin, produk, channel, dan customer agar owner tahu bagian mana yang bocor dan tindakan apa yang paling layak dikerjakan dulu.
Produk ramai tapi tipis
12
Channel boros
3
Peluang repeat
Rp74jt
Prioritas minggu ini
Rekomendasi: kurangi promo produk margin tipis, dorong channel repeat buyer.
Omzet besar belum tentu bisnisnya sehat. Banyak seller tidak tahu bagian mana yang menggerus profit.
Data biasanya sudah ada: order, biaya iklan, produk terjual, customer, promo, marketplace, dan WhatsApp. Tapi kalau tidak dibaca sebagai keputusan, owner tetap scale pakai feeling.
Produk ramai tapi tipis
Terlihat laris, tapi margin bersihnya tidak cukup sehat.
Promo bikin ramai tapi rugi
Diskon menaikkan order, tapi belum tentu menaikkan uang bersih.
Channel banyak tapi tidak jelas
IG, TikTok, marketplace, ads, dan WA tidak terbaca mana yang worth it.
Customer lama tidak dihitung
Peluang repeat sering kalah perhatian dari mengejar customer baru.
Analitik bukan kumpulan chart. Analitik adalah peta keputusan.
Seller tidak butuh dashboard yang penuh angka kalau ujungnya tetap bingung. Analitik WebBeres dibuat untuk menjawab: mana yang bocor, mana yang sehat, dan apa yang perlu dikerjakan dulu.
Omzet naik
Tapi profit tidak ikut terasa.
Iklan jalan
Tapi channel paling efektif belum jelas.
Produk laris
Tapi belum tahu margin sehat atau tidak.
Customer banyak
Tapi belum tahu siapa yang layak dikejar ulang.
Yang membuat Analitik WebBeres beda.
Fokusnya bukan menampilkan semua angka. Fokusnya menyaring angka menjadi prioritas keputusan yang bisa dikerjakan seller.
Peta Bocor Omzet
Melihat bocor di produk, channel, promo, customer, atau follow-up.
Produk Benar-Benar Untung
Membedakan produk yang ramai order dengan produk yang sehat margin.
Channel Layak Didorong
Menilai channel mana yang menghasilkan order lebih sehat, bukan hanya traffic.
Promo Waras Margin
Mengecek promo yang terlihat ramai tapi sebenarnya menekan profit.
Peluang Repeat
Membaca customer lama yang punya potensi menghasilkan omzet lagi.
Prioritas Mingguan
Owner tahu action paling masuk akal untuk minggu berikutnya.
Dari data mentah menjadi keputusan yang bisa dijalankan.
Mengubah data jualan menjadi peta tindakan, bukan laporan yang dibaca lalu dilupakan.
Data masuk
Dari website, CRM, marketplace, ads, WhatsApp, atau sheet.
Dikelompokkan
Produk, channel, customer, promo, biaya, dan margin.
Dibaca bocornya
Mana yang ramai tapi tipis, boros, lambat, atau pasif.
Dipilih prioritas
Tentukan produk, channel, promo, atau customer yang dikerjakan dulu.
Dievaluasi ulang
Lihat perubahan minggu berikutnya agar keputusan tidak berhenti di feeling.
Cocok kalau jualan sudah jalan, tapi owner mulai butuh jawaban yang lebih jelas.
Relevan saat masalahnya bukan lagi 'ada order atau tidak', tapi bagaimana membuat order yang ada menjadi lebih sehat.
Bukan dashboard generic. Ini analitik untuk seller yang ingin tahu jualannya sehat atau tidak.
Angka disusun agar owner bisa melihat prioritas: produk apa, channel mana, customer siapa, dan promo seperti apa yang paling layak dikerjakan.
Profit-aware
Tidak hanya melihat order dan omzet, tapi membaca margin dan biaya yang menggerus hasil.
Action-first
Setiap insight diarahkan menjadi tindakan: dorong, tahan, ubah offer, follow-up, atau evaluasi.
Seller-friendly
Bahasa dan prioritas dibuat untuk owner online shop, bukan tim data analyst.
Mulai dari angka yang paling penting dulu.
Bisa dimulai dari membaca omzet dan margin, lalu naik ke channel, customer, dan prioritas keputusan.
Buka Angka
Untuk seller yang ingin mulai melihat order, omzet, produk, biaya, dan margin dalam tampilan yang lebih jelas.
- Ringkasan omzet dan order
- Produk ramai vs sehat
- Margin basic
- Trend mingguan
Bocor Ketahuan
Untuk seller yang merasa order ramai, tapi profit belum terasa dan perlu tahu bagian yang menggerus hasil.
- Peta produk margin tipis
- Promo waras margin
- Channel boros
- Prioritas perbaikan
Profit Beres
Untuk seller yang ingin membaca peluang dari produk, channel, CRM, customer lama, dan action mingguan.
- Peta bocor omzet
- Peluang repeat
- Prioritas mingguan
- Input keputusan growth
Website memberi sumber data. CRM memberi status customer. Analitik menentukan arah perbaikannya.
Analitik menjadi layer yang membaca semua aktivitas menjadi keputusan yang lebih jelas untuk owner.
Tanpa analitik action-first
Dengan Analitik WebBeres
Begini angka berubah menjadi keputusan.
Contoh konkret dari peta bocor omzet, produk yang benar-benar sehat, sampai prioritas tindakan mingguan.
Peta Bocor Omzet
23%Omzet
Rp128jt
Profit
Rp41jt
Repeat
23%
Peta Bocor Omzet
Melihat apakah bocor paling besar ada di margin, channel, promo, atau customer.
Kirana Skincare
Etalase resmi · 124 produk
Serum Glow 30ml
Rp 89.000
Day Cream SPF
Rp 75.000
Toner Mugwort
Rp 69.000
Paket Hemat 3in1
Rp 199.000
Produk Sehat
Membedakan produk yang ramai terjual dengan produk yang benar-benar menghasilkan.
Daftar Kejar Hari Ini
18 leadsBu Rina
Tanya harga paket, belum closing
Pak Dwi
Cocok, belum transfer
Mbak Sary
Beli 47 hari lalu
Prioritas Mingguan
Insight yang langsung diarahkan ke tindakan perbaikan berikutnya.
Masih merasa analitik terlalu rumit?
Dibuat untuk owner seller, bukan untuk membuat laporan yang sulit dibaca.
Tidak harus sempurna. WebBeres bisa mulai dari data yang paling tersedia: order, produk, biaya iklan, channel, customer, dan follow-up.
Cari tahu angka mana yang sebenarnya sedang menggerus profit Anda.
Kami bantu mapping apakah bocornya ada di produk, channel, promo, customer lama, atau follow-up yang belum rapi.