Growth partner untuk seller online shop

Jualan sudah ramai. Saatnya dibuat profitable.

WebBeres membantu seller online shop naik kelas dari bergantung marketplace menjadi brand dengan channel sendiri, customer database yang aktif, dan keputusan growth berbasis data sederhana.

Channel sendiri Customer aktif Keputusan berbasis data

Peta Bocor Omzet

Audit otomatis · minggu ini

LIVE

Leads belum closing

0%

Customer tidur

0

Peluang repeat

Rp0jt

Titik bocor minggu ini

Follow-up leads tanya harga
Customer 30–60 hari pasif
Promo margin tipis

Rekomendasi:follow-up leads tanya harga & aktifkan customer 30–60 hari.

CEK NAMA DOMAIN · GRATIS

Punya nama toko? Amankan domainnya.

Ketik nama yang kamu mau, kami cek ketersediaannya langsung. Gratis dan tanpa daftar.

Masalah yang jarang kelihatan

Order ramai belum tentu bisnisnya sehat.

Banyak seller bukan kurang order. Masalahnya sering ada omzet yang bocor di tengah jalan.

Margin makin tipis

Fee marketplace, promo, diskon, dan iklan membuat profit mengecil.

Chat ramai, closing kecil

Banyak calon pembeli bertanya, tapi tidak semuanya sampai bayar.

Customer lama pasif

Database pembeli ada, tapi belum rutin menghasilkan repeat order.

Growth pakai feeling

Owner ingin scale, tapi belum tahu mulai dari mana.

Brand sulit naik kelas

Kalau semua penjualan di marketplace, bisnis mudah terjebak perang harga.

Bedanya kerasa

Yang berubah saat sistem jualan benar-benar beres.

Rapi

Follow-up ada daftarnya

dari ingatan admin jadi daftar kejar harian

Aktif

Customer lama kepakai lagi

database pasif jadi peluang reorder

Dimiliki

Data customer jadi aset

bukan ngendon di chat marketplace

Kebaca

Keputusan pakai angka

produk, channel, dan margin kelihatan

Cara pikir baru

Marketplace bagus untuk akuisisi. Tapi brand yang ingin scale butuh channel dan data sendiri.

Seller tetap bisa memakai marketplace sebagai sumber traffic. Bedanya, bisnis yang lebih matang tidak menyerahkan semua customer, transaksi, dan keputusan growth hanya ke platform pihak ketiga.

Traffic marketplace bukan berarti customer milikmu.

Tanpa channel sendiri, relasi customer sering berhenti di platform.

Omzet besar perlu dibaca sampai profit.

Produk yang ramai belum tentu sehat jika margin dan biaya tidak terbaca.

Database customer harus bisa diaktifkan.

Pembeli lama punya peluang repeat, asal ada sistem follow-up.

Peran WebBeres

WebBeres sebagai partner naik kelas untuk seller online shop.

Kami membantu membereskan sistem jualan dari channel, customer, sampai data growth.

Punya rumah jualan sendiri

Website untuk katalog, campaign, order, dan brand trust di luar marketplace.

Follow-up tidak tercecer

Leads dan customer lama dikelola agar peluang closing dan repeat order tidak hilang.

Keputusan lebih berbasis data

Owner bisa melihat produk, channel, dan customer mana yang paling layak dikejar.

Satu sistem, tiga modul

Tiga hal yang bikin jualan jadi beres.

Bisa diambil satu-satu. Tapi paling kuat saat jalan bareng sebagai satu journey.

Website

Channel jualan milik sendiri.

Bukan cuma company profile. Toko online sungguhan untuk katalog, landing promo, dan order langsung ke WhatsApp.

  • Katalog & landing campaign rapi
  • Order WhatsApp 1 klik
  • Data pembeli ke-capture, bukan ke platform
Pelajari Website
brandanda.id

Etalase resmi brandmu

Katalog, promo, testimoni, dan order WhatsApp dalam satu flow rapi.

KatalogProduk lebih mudah dipilih.
PromoCampaign tidak tercecer.
Order WAChat lebih siap closing.
Order via WhatsApp
CRM

Tahu siapa yang harus di-follow up hari ini.

Leads, customer tidur, dan repeat buyer dirapikan jadi daftar kejar harian — biar nggak ada peluang closing yang ke-skip.

  • Daftar kejar prioritas tiap hari
  • Reaktivasi customer lama
  • Reminder follow-up otomatis
Pelajari CRM
Daftar Kejar Hari IniLIVE

Peluang hampir hilang

84

Customer tidur

312

Potensi repeat

Rp46jt

Prioritas follow-up

Tanya harga, belum pilih produkKejar
Sudah cocok, belum transferPanas
Pernah beli 45 hari laluReorder
Lost karena hargaOffer
Analitik Growth

Baca angka tanpa pusing.

Bukan dashboard penuh grafik. Cuma jawaban: produk mana yang untung, channel mana yang boros, minggu ini benahin apa.

  • Profit clarity, bukan cuma omzet
  • Produk sehat vs cuma ramai
  • Prioritas growth mingguan
Pelajari Analitik Growth
Peta Keputusan Mingguan

Produk ramai tapi tipis

12

Channel boros

3

Peluang repeat

Rp74jt

Prioritas minggu ini

Rekomendasi: kurangi promo produk margin tipis, dorong channel repeat buyer.

Alat gratis · tanpa daftar

Cek berapa profit yang benar-benar kamu terima.

Kalkulator Margin & Fee Marketplace: hitung profit bersih setelah semua potongan, dan bandingkan marketplace vs channel sendiri. Data tidak disimpan.

Coba kalkulator
Urutan yang sederhana

Naik kelas dimulai dari sistem yang lebih rapi.

Urutannya sederhana: channel sendiri, closing dan reorder, lalu data growth.

1

Bangun channel sendiri

Website jualan sendiri agar brand tidak hanya bergantung pada marketplace.

2

Tutup bocor closing dan reorder

Rapikan follow-up calon pembeli dan aktifkan customer lama.

3

Scale dengan data sederhana

Lihat pola produk, channel, customer, dan margin untuk langkah growth berikutnya.

Cara kami kerja

Bukan soal aplikasi baru. Soal jualan yang akhirnya kebaca.

Channel sendiri dulu

Marketplace bagus buat akuisisi. Tapi brand yang mau naik kelas butuh rumah jualan dan data customer sendiri.

Follow-up yang rapi

Tiap pagi jelas siapa yang harus dikejar — peluang closing dan reorder nggak ada yang ke-skip.

Angka yang jujur

Bukan dashboard penuh grafik. Cuma jawaban: mana yang untung, mana yang bocor, minggu ini benahin apa.

Mulai dari yang paling terasa

Jualanmu paling bocor di bagian mana?

Pilih kondisi yang paling terasa sekarang, lalu WebBeres bantu petakan solusinya.

Belum punya website sendiri

Mulai dari channel penjualan milik brand.

Chat banyak tapi closing kecil

Rapikan follow-up leads sampai bayar.

Customer lama jarang repeat

Aktifkan database pembeli lama.

Omzet ada tapi profit tidak jelas

Baca margin, biaya, dan produk prioritas.

Bingung growth mulai dari mana

Audit dulu titik bocor paling besar.

Kenapa beda

Bukan jasa website biasa. Bukan CRM generic. Bukan dashboard yang bikin pusing.

WebBeres dibuat untuk seller yang sudah jualan dan ingin bisnisnya lebih rapi, mandiri, dan profitable.

Website

Yang umumHanya jadi company profile atau katalog pasif.
Cara WebBeresDipakai sebagai channel penjualan, campaign, dan data capture.

CRM

Yang umumHanya menyimpan kontak tanpa arah follow-up yang jelas.
Cara WebBeresFokus ke closing, follow-up, dan repeat order.

Analitik

Yang umumTerlalu banyak grafik, tapi tidak menjawab mulai dari mana.
Cara WebBeresMenunjukkan titik bocor omzet dan peluang growth.
Wujud nyatanya

Begini sistemnya saat benar-benar dipakai.

Contoh konkret bagaimana website, CRM, dan analitik WebBeres bekerja bareng untuk seller online shop — dari katalog sampai keputusan growth.

kirana.store

Kirana Skincare

Etalase resmi · 124 produk

Order WA

Serum Glow 30ml

Rp 89.000

Day Cream SPF

Rp 75.000

Toner Mugwort

Rp 69.000

PROMO

Paket Hemat 3in1

Rp 199.000

Contoh website jualan

Before-after dari seller yang sebelumnya hanya marketplace menjadi punya channel sendiri.

Daftar Kejar Hari Ini

18 leads
RA

Bu Rina

Tanya harga paket, belum closing

Panas
DW

Pak Dwi

Cocok, belum transfer

Kejar
SY

Mbak Sary

Beli 47 hari lalu

Reorder

Flow CRM follow-up

Status leads, customer tidur, repeat buyer, dan reminder follow-up yang rapi.

Peta Bocor Omzet

23%

Omzet

Rp128jt

Profit

Rp41jt

Repeat

23%

S
S
R
K
J
S

Insight dashboard

Peta bocor omzet: produk, channel, margin, closing gap, dan peluang reorder.

Cari tahu bagian jualanmu yang paling banyak bikin omzet bocor.

Mulai dari audit singkat. Kami bantu petakan apakah bisnismu lebih butuh website, CRM, analitik growth, atau kombinasi ketiganya.

Paket modular mulai Rp99 ribuan Tanpa DP Konsultasi dulu, gratis
Audit Kebocoran Omzet Gratis
Konsultasi Gratis